Kompromi

Aku orang yang sangat egois dan terlalu banyak maunya. Bagaimana aku selalu ingin menjadi pusat perhatian, yang nomor satu. Bertahun yang lalu, aku selalu membayangkan kekasihku akan menjadikanku pusat dunianya. Setiap saat ditanya kabarku, setiap waktu dikiriminya aku pujian-pujian. Aku yang selalu nomor satu. Tapi denganmu, semuanya tidak sesuai harapan. Baca lebih lanjut

Sisi Lain Tuan Suami

Lagi-lagi tentang suami, lagi-lagi tentang suami, jangan pernah bosen ya kalau postingan saya isinya kebanyakan pamer kemesraan bareng suami, hehehehe. Sebenernya hari ini mau puasa posting dulu, ga punya ide yang cukup menarik. Tapi semua berubah ketika negara api menyerang mantan tetangga kamar mention saya di twitter. Saya pikir gadis alay satu itu cuma mau promo blog gejenya seperti biasa, ternyata oh ternyata dia lagi nulis tentang suami orang, yang tak lain dan tak bukan adalah suami saya sendiri, saya jadi terharu dong yaa. Suami saya segitu terkenalnya ternyata #disambit.

Jadi apa yang terjadi antara si gadis alay dan suami saya?

Ceritanya nih kan saya lagi nyiapin berkas buat ngajuin pindah ikut suami (doain ya kakak!), salah satu yang dibutuhkan adalah fotokopi sah SK mutasi suami. Setelah kemarin ngerepotin abi harestya buat minta salinan SK penempatan pertama suami, sekarang giliran si gadis alay yang direpotin buat nge-legalisir-in itu SK ke kabagnya. (Maap ya jadi ngerepotin banyak orang). Baca lebih lanjut

Jika Nanti

Ditulis pada 16 Mei 2012, di sela-sela jam kerja menunggu laporan bank persepsi

Aku selalu beranggapan bahwa seseorang selalu bisa memilih siapa yang akan dicintainya. Karena kita adalah tuan dari perasaan kita sendiri. Jatuh cinta hanyalah satu dari sekian banyak perasaan yang bisa kita manipulasi.

Mungkin akan banyak sekali orang yang menyangkal, membantah dan sebagainya. Mungkin mereka akan berkata sebaliknya, bahwa kita tak pernah akan tahu pada siapa kita akan jatuh cinta.

Yah, mungkin mereka ada benarnya. Kita memang tak tahu kepada siapa akan jatuh cinta, tapi kita punya kuasa, punya kendali untuk memutuskan apakah kita akan lanjut mencintai ataukah melupakan dan menjadikannya bagian dari kenangan.

Seperti sekarang. Saat aku mengenang perjalanan kita, dari pertama kali bertemu hingga titik ini, sebenarnya aku punya banyak kesempatan untuk meninggalkanmu, melupakanmu, lalu melanjutkan hidup tanpamu. Dan aku rasa kamu pun begitu. Baca lebih lanjut

Hati-hati

sumber: fascinationstart.com

Kaucuri hatiku diam-diam dan entah kausembunyikan di mana.

Perkenalan pertama denganmu sungguh kabur dalam ingatanku. Entah kapan, di mana, dan siapa yang mengenalkan. Tiba-tiba saja kamu ada dalam keseharianku. SMS, telepon, chatting, obrolan panjang sehabis makan malam. Kamu pun mulai mengetahui rahasia-rahasiaku, begitu pula sebaliknya.

Dan tiba-tiba saja hatiku hilang. Entah kapan pastinya, hatiku telah kaucuri. Aku baru sadar beberapa lama setelahnya, saat rindu yang menyesak baru kusadari rongga dadaku telah kosong. Aku pun limbung.

Ini bukan pertama kalinya aku jatuh cinta, tapi ini pertama kalinya aku kehilangan hati. Sebelum-sebelumnya selalu pandai kusimpan hatiku agar tak sampai ikut campur dalam kisah-kisah romantisku. Kali ini aku teledor, kamu berhasil mencurinya, bahkan tanpa kuketahui.

Dan saat kuminta kembalikan, kau malah sodorkan hatimu.

Awalnya aku menatap ragu, mana mungkin hatimu bisa pas mengisi rongga kosong yang ditinggalkan hatiku. Tentu saja bisa, buktinya hatimu pas untukku. Katamu waktu itu. Tak punya pilihan lain, aku pun menerima hatimu sebagai ganti hatiku yang telah kaucuri. Ingat! Sekarang aku memiliki hatimu, jika hatiku sampai tergores sedikit saja olehmu. Aku pun tak akan segan-segan membalaskannya pada milikmu. Aku mengancammu. Kamu hanya tersenyum dan menggangguk.

Hatimu dan hatiku tentu saja berbeda, sangat berbeda malah. Tapi entah kenapa hatimu sangat pas mengisi kekosongan di dadaku. Aku pun tak lagi mempermasalahkan hatiku yang telah kaucuri. Toh kini hatimu telah kusimpan rapi di tempat yang tak akan kautemukan. Kita impas. 1-1. Baca lebih lanjut