Udah hamil Belum?

Lebaran kemarin alhamdulillah bisa mudik ke Jember dan Jogja sekaligus. Tuan suami lagi ngabisin sisa cutinya sebelum hangus ditinggal tugas belajar. Dan tentu saja pertanyaan tentang momongan hampir selalu kami dengar tiap bersilaturahmi ke rumah kerabat. Saya dan tuan suami sih jawabnya nyantai-nyantai aja. “Belum, doakan saja.” “Belum, kami masih nyantai kok.” “Belum dikasih sama Allah” menjadi jawaban standar kami.

Ya, kami memang masih menikmati masa-masa berdua. Tapi adakalanya, kalau saya lagi sensi, ada yang nyelekit di hati tiap mendengar pertanyaan itu. Apalagi kalau dilanjutkan dengan pertanyaan apakah kami sengaja menunda momongan. Kemudian menasihati tidak baik menunda, kalau KB ntar malah susah punya anak, dll, dsb.

Saya paham nasihat-nasihat itu untuk kebaikan kami. Tapi mendengarnya berulang-ulang kali, kadang nyeri juga. Baca lebih lanjut

Iklan