Perubahan

Perbaiki diri sendiri dahulu, baru memperbaiki sekitar.

Ketika ada orang yang antara perkataan dan perbuatannya tidak selaras alias bisanya cuma ngomong doang, saya biasanya langsung sensi, ga suka. Dan ternyata setelah melakukan intropeksi diri, tanpa disadari saya pun kadang-kadang begitu :malu. Semoga aja sih ga ada orang yang sampe sensi apalagi benci ama saya gara-gara gitu. Audzubillah. Mohon maafkan ya kalau seringkali saya lalai. Makanya, seperti kata AA Gym, saya lagi berusaha berubah menjadi pribadi yang lebih baik: mulai dari diri sendiri, mulai dari hal yang kecil, mulai dari sekarang (eh bener begitu ga sih katanya?). Pelan-pelan, sedikit demi sedikit, dan semoga istiqomah. Ga cuma sekarang saya bilang niat berubah eh tapi ga ada perubahan apa-apa alias sami mawon. Sama aja boong dong ya.

Nah, setelah itu jangan sampai mentok ama memperbaiki diri sendiri dong ya. Tentu bakal lebih istimewa kalau kita pun turut serta memperbaiki lingkungan sekitar. Ga perlu hal yang besar sampe mengubah dunia segala, cukup lakukan semampunya. Ga perlu jadi seorang da’i ataupun alim ulama untuk menyebarkan kebaikan kan ya?

Tentu ga bakal mudah melakukan perubahan, apalagi kalau sudah terkait kebiasaan. Wong power ranger aja kalau mau berubah ribet banget toh? Banyak ritualnya. Apalagi kita yang cuma manusia biasa tanpa kekuatan super. Oleh karena itulah saya menulis ini, agar menjadi penyemangat bagi saya kalau lagi futur, menjadi pengingat agar ga mudah menyerah. Malu dong udah ditulis di blog terus kena kerikil dikit langsung mundur.

Inget ya Mel,jangan berpuas diri dengan dirimu yang sekarang. Yuk berusaha untuk jadi lebih baik lagi, lebih baik lagi, dan lebih baik lagi, seterusnya sampe akhir hayat. Kadang untuk mengubah orang-orang di sekitar kita itu harus dimulai dengan mengubah diri sendiri. Ada beberapa hal yang lebih mengena dengan memberi contoh melalui perbuatan daripada sekedar perkataan..

Sekian edisi seriusnya. Semoga kita semua bisa menjadi pribadi yang lebih baik.. Dunia pasti indah sekali kalau isinya orang baik semua, 😀

24 pemikiran pada “Perubahan

  1. setujuuuu, jangan disibukkan oleh mengomentari kekurangan orang lain jika kita sama saja dengan mereka, hmm…
    mari jadi yg lebih baik 🙂

  2. Benar banget Mel, semua dimulai dari diri sendiri ya. Dan jangan pernah “berpuas diri” dalam artian menganggap diri paling benar, dsb 😀

  3. “Audzubillah” bukannya “Naudzubillah” ya, kak? :O
    betewe… setuju banget sama tulisannya. tapi memang merubah keadaan sekitar itu bukan perkara mudah, kak 😦

Anda Komentar, Saya Senang

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s