Nama Tengah

Namanya perempuan ya,, jauh sebelum menikah saya sudah merencanakan akan menamai anak saya apa. Walaupun akhirnya nama yang sudah saya siapkan dengan indah bertahun-tahun lalu itu sepertinya tidak akan saya pakai. Karena sekarang saya lebih suka nama yang sederhana namun bermakna.

Dan nama yang kemungkinan besar akan disandang oleh anak laki-laki saya nanti adalah “Ja’far”, seperti yang sudah pernah saya bilang, terinspirasi dari nama sepupu rasulullah yang konon katanya memiliki banyak kemiripan dengan Nabi Muhammad SAW. Selain itu beliau juga dikenal sangat dermawan sehingga dijuluki bapaknya orang-orang miskin. Ya harapan kami anak kami nanti akan meneladani sifat Ja’far bin Abi thalib. Selain itu pula, arti dari kata Ja’far itu sendiri adalah aliran sungai. Manis menurut saya.

Kalau perempuan? Belum terpikirkan. Mungkin biar suami saja yang memberi nama nanti :D.

Saya itu, entah kenapa pencinta nama tiga kata. Pas menurut saya. Tidak terlalu panjang, tidak pula terlalu pendek. Jika nama depannya adalah Ja’far, nama belakangnya nanti insyaAllah akan diambilkan dari nama suami. Nah, untuk nama tengahnya kami belum tahu, masih mencari-cari nama yang pas lah.

Kebetulan jumat kemarin saya membaca sebuah artikel tentang seorang bayi yang dinamai hashtag (#). Jadi inget pula dengan nama tengah anak Marshall dan Lily: “Wait for it” (yang mengikuti serial How I met your mother pasti ngerti). Aneh? Ga lazim? Anti mainstream? Hahaha, saya jadi ingat percakapan saya dan suami beberapa minggu lalu saat saya mengunjunginya di Jakarta. Salah satu dari sekian percakapan random kami sebenarnya, tapi cukup lucu untuk dikenang.

Saya: Mas, kan kalau cowok nanti anaknya dinamai Ja’far. Nama belakangnya kan Irianto. Nama tengahnya bagusnya apa ya?

Suami: underscore (yeah, underscore yang kayak diemail-email itu –> _)

Saya: *menanggapi dengan serius* hahaha, kayaknya lucu juga ya mas

Saya: Etapi kalau diterjemahkan kasar kan jadi dibawah nilai. Ah jangan ah, nanti anak kita nilai ulangannya jelek mulu. Kan nama adalah doa katanya. *baru nyadar beberapa saat kemudian*

Suami: Yaudah, dotkom aja

Saya: dotkom kan biasanya di belakang. Ga cocok jadi nama tengah *ditanggapi dengan serius lagi*.

Suami: Hahahah, ya nanti dipikirin kalau dah beneran hamil

*di tengah rintik-rintik hujan antara Bintaro-Slipi, dengan perubahan seperlunya*

Kayaknya sih ya orangtua pingin ngasih nama yang terbaik buat anaknya, termasuk dengan nama yang unik-berbeda-dan the one and only kalau bisa. Bahkan saya baca di internet juga, ada anak yang diberi nama facebook. Oh really, mungkin orang tuanya dipertemukan oleh facebook kali ya. Jangan-jangan adeknya ntar bernama twitter. Tapi yaah, saya ga boleh menghakimi juga lah ya. Siapa coba yang hampir ngasih nama anaknya underscore? Wakakaka.

Dear anakku, semoga waktu kami menamaimu nanti kami sedang tidak gila ya nak. Jangan sampai kamu harus diejek teman-temanmu hanya karena kami salah kasih nama. :*

Iklan

26 pemikiran pada “Nama Tengah

  1. haha orang kadang emang namain anak nya aneh2.. ntar kasian anaknya diledekin temen2nya… 🙂

    btw gua punya namanya andrew (mark andrew) itu sejak gua masih di sma lho! hahaha. untungnya esther setuju, jadi ya dipake. 😀

    Suka

  2. Waaahhh.. kalau aku pengen namain anak kalau cewek itu senja (nama tengah) dan nama depannya salah satu kota (yg gak terkenal) di eropa yg artinya kota yg bersinar.

    jadi pengennya artinya senja yg sedang bersinar. hahahaha. tapi gak tahu juga seh nantinya. let we see 😉

    Suka

    • kalau aku sebenarnya mau kasih nama pagi, kalau cewek.. tapi kok agak gak rela ya.. soalnya pagi kan panggilan sayang suami buat aku. hahaha
      entahlah nanti

      Suka

  3. Si Bubu juga ribeeeeeeet banget kalo udah diajak ngomong soal nama, gara2 itu deh Mel, takut kalo nanti anaknya diejek2 temen2nya. jadi aku mau masukin nama Indo juga susyeeeeeh.. (macam anaknya udah ada juga, ribet) ahahahahaha

    Suka

    • hahhaha,, tapi emang mesti dipertimbangkan ya mbak..
      jangan sampe anaknya tar jadi bahan ledekan seumur idup cuma gara2 bapak ibunya pengen keliatan keren..
      tapi banyak lho nama indonesia yang bagus

      Suka

  4. Hahahaha, kalau aneh-aneh gitu ya memang kasihan anaknya ya. Orangtuanya ngerasa ‘unik’ tapi kan anaknya kasihan juga kalau nantinya diledekin, hehehe 🙂

    Suka

  5. hahahaha, underscore’s pretty awesome mel, wkwkwwkwk…
    nyaingin wait for it-nya marshall sama lily 😀
    kalo nggak “dash” atau “dot” bisa juga mel, wkwkwkwk *ngompor2in* 😛

    Suka

  6. si wait-for-it emang gokil abis ya Mel, tapi kalo terlalu aneh pasti diledekin sih ya, walopun kalo keren mah tetep aja keren sih hihihhi

    Suka

Anda Komentar, Saya Senang

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s