Kotor

Sepertinya perlu bersih-bersih hati, sudah kotor sekali rasanya. Susah sekali untuk ikhlas, sudah terlalu sering menggerutu. Beberapa kali sempat lalai mengontrol emosi, meletup di sana-sini. Mudah kesal dan tersinggung. Seringkali berbicara dengan nada tinggi dan sinis.

Mengerjakan pekerjaan yang bukan tugas kita itu memang perlu hati yang besar dan usus yang panjang, perlu keikhlasan tanpa batas. Tapi mungkin sedikit kata tolong dan terimakasih akan cukup membantu.

Sepertinya perlu bersih-bersih hati, sudah kotor sekali rasanya. Mengeluh terus sampai lupa bersyukur. Dan entah sejak kapan jadi perhitungan sekali. Sekedar tersenyum pun malas rasanya. Ibarat penggorengan, mungkin hati saya telah berkerak di sana-sini.

Iklan

11 pemikiran pada “Kotor

  1. Kenapa, mbak? Kangen sama suami? Atau masalah di tempat kerja? 😛
    Yang manapun itu, semangat dan sabar ya mbak ^_^

    Suka

Anda Komentar, Saya Senang

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s