Konflik

A= Aku, K=Kamu

A: Kamu ga pernah sayang sama aku!

K: Kenapa kamu kepikiran gitu?

A: Setiap aku tanya kamu kangen atau ngga sama aku, kamu selalu bilang ngga.

K: …..

A: Kalau udah sibuk lupa ama aku. Disms ga dibales, ditelpon ga diangkat. Padahal aku selalu kepikiran kamu! Khawatir kalau ga denger kabar dari kamu. Sedangkan kamu, kamu lupa sama aku. Aku ga ada artinya buat kamu.

K: …..

A: Dan kamu udah bohong sama aku. Ingkar janji! Katanya mau sering sms, mau telpon tiap hari. Tapi apa buktinya? Dan kamu sama sekali ga merasa bersalah.

K: Kalau kamu kangen sama aku, doakan agar aku baik-baik saja. Saat kamu bilang kangen, aku ngerasa bersalah karena ga bisa ada di sisimu dan udah buat kamu sedih. Kalau kamu kebetulan inget sama aku, doakan aku baik-baik saja. Itu yang aku lakukan kalau lagi kangen atau inget kamu.

A: …..

K: Soal telpon dan sms itu. Maaf kalau udah buat kamu nunggu lama. Aku cuma ga pingin sms atau telpon yang isinya keluhan. Kerjaanku bener-bener lagi banyak-banyaknya.

A: …..

K: Dan sungguh maaf kalau aku ga bisa menuhin janji-janjiku. Sungguh aku ngerasa sangat-sangat-sangat bersalah, tapi aku selalu percaya kalau kamu bakal maafin aku.

 

Well, I just hope I get that answer from you. It’s little hurt when you ignore me like this. (Kayaknya pernah baca sesuatu yang mirip2 ini d blognya icha juga deh)

 

17 pemikiran pada “Konflik

  1. menyejukkan banget ya jawabannya 😀
    tapi nunggu cowok (tertentu) ngomong begitu, biasanya terjadi cuma sekali dalam beberapa tahun mel hehehhe

  2. yeap Amel, tipe cowok itu beda-beda, ada yg tipe penggombal yg kemudian capek sendiri *yang kayak gini justru gak baik*. Ada yang tipe cuek, tapi dalam diemnya dia kepikiran kita terus, dia ngedoain kita terus :). Ngutip pilm Test Pack: Apa ada nya kamu, sudah melengkapi aku 🙂

  3. sabar ya mel..

    boleh berbagi cerita? mungkin aku tipe yang seperti si ‘kamu’-nya itu. Soalnya menurut aku SMS dan Telp itu seharusnya untuk hal yang karena kita berdua, bukan yang ngeluh tentang pekerjaan, atau yang membicarakan kejadian temen. Lebih enak ngobrol soal acara TV favorit atau gimana gitu, tapi waktunya harus disesuaikan juga. kalau gak pas, mending tunggu beberapa jam aja, dan berakhir baik kalimatnya 🙂

Anda Komentar, Saya Senang

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s