Hadiah Untuk Kekasihku

(Postingan terjadwal)

Tiga tahun lalu, tak pernah terbayang olehku bahwa aku bisa mencintamu sedemikian rupa. Kupikir kamu hanyalah teman sepintas lalu yang kukenal, sekedar sosok yang kebetulan berpapasan denganku, dan akan segera terlupa saat tak lagi sering bertemu. Tapi sungguh Tuhan Maha Pembolak-balik Hati. Tanpa pernah kusadari, tiba-tiba saja kamu sudah mengisi salah satu sudut hatiku, dan tak pernah mau kuusir pergi. Kupikir biarlah saja, suatu saat kau akan bosan lalu pergi. Ternyata tidak, kamu terus saja di sana, malah daerah ‘jajahan’mu makin luas, dan aku justru takut jika suatu saat kau akan pergi.

Dua tahun lalu, aku tak berani membayangkan suatu saat akan menjadi istrimu. Pernah memang, tapi tak berani terlalu berharap. Pikirku mari jalani saja, perjalanan kita masih teramat panjang, aku masih ingin begini, ingin begitu. Menikah denganmu waktu itu belum masuk skala prioritas. Dan kamu masih menunggu dengan sabarnya. Lagi-lagi Tuhan memang Maha Pembolak-balik Hati. Pelan tapi pasti, mimpi-mimpi itu mulai jalin-menjalin menjadi sebuah ikatan doa yang kokoh. Namamu makin sering terselip di sela doa-doaku. Satu-satunya teman persejalanan yang kuharapkan hanyalah kamu.

Setahun lalu, kita mulai membuat rencana. Tidak pernah mudah, mesti banyak yang harus dikompromikan. Bahkan tak jarang kita bertengkar: aku menangis dan kamu terdiam. Namun akhirnya selalu berbaikan. Kita sudah tergantung satu sama lain, tak berani marah terlalu lama karena takut kehilangan. Rencana-rencana pun dibuat, berkali revisi sebelum akhirnya direstui. Tak pernah mudah, tapi sungguh Allah Maha Baik telah mengokohkan hati kita.

Dan hari ini, begitu banyak syukur yang kupanjatkan, dan doa-doa tentunya. Semoga, semoga, semoga. Begitu banyak semoga. Semoga Allah menjodohkan kita di dunia dan akhirat.

Iklan

25 pemikiran pada “Hadiah Untuk Kekasihku

  1. selamat ya amel.. semoga mimpimimpi yg ada tercapai dan makin mendapatkan hidup yg berwarna dengan pasangannya hari ini, esok, dan sampai kapanpun 🙂

  2. Saya senang bisa jadi saksi penggalan perjalanan kalian di kampus dulu 🙂

    Selamat berlayar, saya doakan perjalanan kalian senantiasa beroleh barokah dari Allah SWT 🙂

  3. Ping balik: Random Story After Eid « Catatannya Sulung
  4. Amel… selamat ya! maaf g bisa hadir di acara pernikahan kamu.. Semoga kamu dan dia menjadi pasangan yang bahagia, menjadi keluarga yang samara… May Allah always bless u;)

  5. barakallahu laka wabaraka ‘alaika wa jama’a bainakuma fii khair 🙂
    selamat atas penikahannya ya dek, semoga menuai barokah dari dunia hingga akhirat nanti.aamiin

  6. Amel sayaaang.. selamat yaaa.. akhirnya resmi sudah jadi Ny. Harfit. Semoga jadi keluarga sakinah, mawaddah, wa rohmah dan segera dikaruniai anak yang sholeh dan sholehah. aamiin.. :*

  7. wah sepertinya seakan2 saya salah kamar nih hehehe

    kan harusnya nih kamarnya berdua antara Amel dan suami hohoho

    semoga langgeng terus ikatannya yaks 🙂

  8. Eheeeeeeeeeeem, satu tahun untuk mulai membuat rencana, lama juga ya, mba. 🙂
    Aku mengamini doamu, mba. .. 🙂

    Selamat ya, mba? 🙂

  9. Mellaaaa, turut berbahagia. Selamat yaaa, semoga kalian selalu bersama sampai akhir, dan segera dikaruniai malaikat-malaikat kecil yang lucu 🙂

Anda Komentar, Saya Senang

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s