Untuk dia yang sedang berulang tahun

Selamat pagi semua.. pada kangenkah sama saya? Saya juga kangen kok.. Sebelumnya mow minta maap duluuh, belum bisa posting tentang cerita liburan kemarin. Padahal banyaaaaaaak banget yang pingin diceritain. Kembali dari cuti lumayan panjang, saya langsung disambut pemeriksaan dari kanwil, jadi mesti mengutamakan pekerjaan toh?

Postingan ini cuma postingan singkat, khusus untuk dia yang sedang berulang tahun ke-25

Hai kamu yang tak pernah mau pergi dari pikiranku

Selamat bertambah usia

Semoga selalu bisa jadi manusia yang bermanfaat

Selalu disayang Allah SWT

Selalu diberkahi rizki yang tak pernah putus

Selalu dikarunia kesehatan lahir dan batin

dan semoga rencana serta cita-citamu dipermudah pencapaiannya.

Selamat bertambah usia sayang. :D

Jangan lupa dipakai ya dasinya :D

Finally Twenty Something

Saat tulisan ini terbit, insyaAllah saya lagi di Jogja, mungkin sedang jalan-jalan di Malioboro, atau keraton, atau tempat eksotis lainnya buat pemotretan. Hahaha, iya. Itu kado yang saya minta dari om genit: Difoto. Tapi ga mau yang cuma sekedar foto-foto narsis, bener-bener pingin difoto secara profesional. Jadi dalam sehari itu saya pingin jadi model dan om genit fotografernya.

Susahnya LDR itu ya harus curi-curi waktu buat ketemu, karena saya harus pulang dulu ke jember, jadi baru tanggal 26nya bisa ketemu, itupun cuma sehari semalam hehe. Tapi ya sudahlah,, syukur-syukur bisa ketemu. Eh kok malah curhat.

21. Sudahkah saya bisa digolongkan manusia dewasa? Entahlah. Tapi semoga saya bisa menjadi manusia yang lebih baik. Tentu orang yang paling berperan dalam 21 tahun hidup saya adalah Supermama.

Selamat bertambah tua hai diriku, semoga menjadi lebih baik dan sisa umurnya berkah ya :D

Untuk harapan dan doa-doa, biar saya sampaikan secara personal saja pada Gusti Allah.

Jika Nanti

Ditulis pada 16 Mei 2012, di sela-sela jam kerja menunggu laporan bank persepsi

Aku selalu beranggapan bahwa seseorang selalu bisa memilih siapa yang akan dicintainya. Karena kita adalah tuan dari perasaan kita sendiri. Jatuh cinta hanyalah satu dari sekian banyak perasaan yang bisa kita manipulasi.

Mungkin akan banyak sekali orang yang menyangkal, membantah dan sebagainya. Mungkin mereka akan berkata sebaliknya, bahwa kita tak pernah akan tahu pada siapa kita akan jatuh cinta.

Yah, mungkin mereka ada benarnya. Kita memang tak tahu kepada siapa akan jatuh cinta, tapi kita punya kuasa, punya kendali untuk memutuskan apakah kita akan lanjut mencintai ataukah melupakan dan menjadikannya bagian dari kenangan.

Seperti sekarang. Saat aku mengenang perjalanan kita, dari pertama kali bertemu hingga titik ini, sebenarnya aku punya banyak kesempatan untuk meninggalkanmu, melupakanmu, lalu melanjutkan hidup tanpamu. Dan aku rasa kamu pun begitu. Baca lebih lanjut

Kursus

 Bakal keterlaluan banget kalau hari ini saya ga posting, karena besok (insyaAllah) saya pulang kampung yang mana kesempatan buat ngeblog akan berkurang drastis, bisa jadi nanti saya benar-benar hiatus. Kan kasihan kalau ada yang kangen sama tulisan-tulisan saya *diguyur air*.

Err, jadi apa yaa? Mesin absen di kantor saya sudah kembali sehat dan ramah setelah dibongkar kemarin. Setelah saya menulis postingan ini, mesin absennya jadi beneran rusak, semua pegawai ga bisa absen dan akhirnya kembali ke jaman baheula absennya pake kertas dan pena. Karena sudah parah sekali rusaknya (bukan cuma saya yang jadi korban), akhirnya dibongkar dan install ulang lah itu mesin absen. Jadi, ya sekarang udah bener lagi handkeynya.. Aman terkendali, saya udah dianggap sebagai pegawai lagi :D

Dan ya, tentang maling. Malam sabtu kemarin itu tamu tak diundang kembali datang, tapi bukan ke rumah saya, melainkan rumah tetangga. Sekitar jam 1 saya sempat terbangun, kirain mimpi, ternyata memang anak tetangga sempat berteriak karena ada yang mengcongkel jendelanya (kebetulan malam itu saya nginep di rumah dinas). Akhirnya  jendela-jendela rumah tetangga saya juga dibarikade pake seng.

baidewei 2 hari ini saya bobonya udah di rumah dinas lho. Karena udah kemaleman, males ke kosan. hehehe. Masih sering kebangun sih tengah malam, tapi Alhamdulillah udah ga parno lagi. Baca lebih lanjut

Balada Mesin Absen

Udah pada tahu kan yaa kalau direktorat jenderal perbendaharaan itu pake mesin handkey untuk mengabsen para pegawainya. Jadi tuh tiap pagi kami masukin telapak tangan kanan ke mesin, terus mesinnya baca bentuk tangan kita, kalau cocok baru deh kita dianggap hadir. Begitu juga kalau pulang. Dan karena jamnya udah diatur, jadi kalau telat semenit ya tetep aja diitung telat, kalau absen pulangnya kecepatan 1 menit ya tetep aja dianggap PSW (pulang sebelum waktunya). Konsekuensinya? Tunjangannya dipotong dong.

Duluuuu,, iya dulu saya dan beberapa pegawai lain memang pernah bermasalah sama mesin absen ini. Jadi suka ditolak gitu. Nah, karakteristik mesin ini tuh kalau sudah 3 kali gagal absen IDnya bakal ditolak, mesti menunggu ada pegawai lain yang sukses absen baru deh bisa nyoba lagi. Makanya saya biasanya datang lebih pagi buat jaga-jaga seumpama ditolak absen. Baca lebih lanjut