Kisah Kupu-Kupu Yang Lucu

Tersebutlah segerombolan kupu-kupu di sebuah taman kota. Salah satu di antara mereka memiliki sayap berwarna pelangi, Lala namanya. Lala sangatlah cantik, tapi sayangnya memiliki sifat angkuh.

Suatu hari diadakanlah pesta, semua kupu-kupu di taman kota berkumpul di balik rumpun mawar.

lulu kupu-kupu yang lucu

lulu kupu-kupu yang lucu
sumber: gambargratis.com

“Kenapa semua kupu-kupu mengerubuti dia. Padahal sayapnya biasa saja, kalah jauh jika dibandingkan punyaku,” Lala menatap iri pada Lulu.

Lulu adalah kupu-kupu bersayap putih, tidaklah secantik Lala. Tapi Lulu sangatlah lucu dan ramah, pandai sekali membuat kupu-kupu lain tertawa. Semua kupu-kupu suka padanya, kecuali Lala.

“Lala, kamu cantik sekali hari ini, sayapmu sungguh berkilauan,” seekor kupu-kupu jantan mendekatinya.

“Tentu saja aku cantik, aku kupu-kupu dari ras terbaik. Tidak sepertimu yang terlihat kusam dengan sayap coklatmu,” ujar Lala ketus.

“Ah, kamu sombong sekali Lala. Lebih baik aku bermain dengan Lulu saja,” kupu-kupu jantan itu pun pergi.

Tak lama kemudian diadakanlah pemilihan kupu-kupu tercantik setaman kota. Lala sangatlah yakin dialah yang akan terpilih. Seekor kupu-kupu tua bersayap ungu naik ke atas mawar tertinggi, seluruh perhatian terpusat padanya.

“Dan yang terpilih sebagai kupu-kupu tercantik adalaaaaah…”

Hening.

“Lulu, kupu-kupu yang lucu,”

Semua kupu-kupu bersorak gembira, kecuali Lala.

Lebih baik aku tinggal bersama manusia, mereka selalu mengagumi kecantikanku.

“Kamu mau ke mana Lala?” tanya Lulu saat melihat Lala yang hendak meninggalkan pesta.

“Bukan urusanmu!” Dia menatap lulu dengan penuh kebencian. Lala mendorong Lulu hingga sayap Lulu tersangkut di duri mawar dan robek, Lulu kehilangan keseimbangan dan jatuh ke bawah, tepat di sebuah sarang laba-laba.

+++

sumber; gayahidup.plasa.msn.com

sumber; gayahidup.plasa.msn.com

“Bagaimana nasib Lulu selanjutnya, Bu?” tanya Arachi

“Tak lama kemudian datang seekor laba-laba yang segera menyuntikkan racun padanya.”

“Jadi lulu mati?” Arachi tampak kecewa.

“Ya. Tapi semua kupu-kupu di taman bunga selalu mengenangnya sebagai kupu-kupu yang lucu,” ibu mengelus kepala Arachi

“Lalu bagaimana nasib Lala?”

“Dia meninggalkan taman kota menuju perumahan manusia. Tidak ada seekor kupu-kupu pun yang merasa kehilangan. Lalu seorang manusia menangkapnya dan mengeringkannya. Sampai sekarang kamu masih bisa melihatnya terpajang di salah satu rumah seberang jalan.”

“Lalu bagaimana selanjutnya?”

“Sudah. Lain kali ibu akan bercerita lagi. Sekarang habiskan makananmu!”

Arachi pun menyantap makanannya dengan lahap: seekor kupu-kupu putih bersayap robek. Ibu melanjutkan memintal benang untuk memperkokoh rumahnya.

I wrote it for #FFHore and it’s the first time I wrote a fable. Please don’t blame me for giving you a psycho ending (again)

50 pemikiran pada “Kisah Kupu-Kupu Yang Lucu

  1. hahaha, penamaannya keren Mel. Arachi, dari “arachnid” (salah satu kelas arthropoda dimana laba-laba berada) kan?? 😀

    Btw, jangan2 ibunya Arachi ini yang makan Lulu ya? hehehe

    • Ah, dasar dodol saya, padahal di kalimat paling akhir diimplikasikan seperti itu, 😆 .

      Eh, tapi kupu-kupu bersayap putih yg robek itu Lulu atau bukan? Kalau Lulu, aneh juga, karena kupu-kupu itu berarti baru aja jatuh kan? Sementara si Lala udah mati di rumah seberang, berarti kan setidaknya beberapa hari sudah berlalu? hahaha…

      #dibahas

  2. Heee ternyata si Arachi itu anaknya laba-laba heee…sippp dongeng yang luar biasa, ada pesan yang tersirat…endingnya ngak salah kok, malah membuat saya berdegup kencang

  3. dua sisi sifat yang berbeda ya, antara lala dan lulu.
    ternyata hewan dan manusia itu juga sama ya, mempunyai kedua sifat itu. baik dan buruk. peramah dan pemarah.

    ceritanya bagus Mel 😀
    bikinan amel sendiri ya? hebat ya 😀

  4. rajin banget ikutan FF ini mel.. dhe kapan yaa bisa berpartisipasi.. kayaknya gk dulu deh, dhe suka menjadi penikmat fiksi amel saja.. sukaaa.. terus berkarya dear!! 🙂

  5. wah amel hebat nih cerita fabelnya.. intinya jangan bersikap sombong ya.. aku aja yang cakep gak sombong tuh! (loh itu bukannya sombong juga ya hehe)

  6. Lulu mati karena laba-laba. Lala mati karena manusia. Mengapa yang indah dan cantik selalu jadi korban ya?

  7. oh jadi kayak gini ceritanya toh. Saya denger cerita ini udah ramai di negeri jiran. Ini disebut cerita legenda dunia.
    Ternyata penulisnya di sini toh.

Anda Komentar, Saya Senang

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s