Solitaire dan Sendiri

Jujur sebelum membaca tulisan-tulisan para saingan blogger tentang Solitaire dan sendiri ini, saya ga ngeh lho kalau permainan Solitaire ini disebut Solitaire (Permainan kartu sendiri) karena saat memainkannya kita memainkannya sendirian.

Haruskah memainkan permainan ini sendirian? Menurut saya sih tidak.

Saya pertama kali mengenali permainan kartu ini berbarengan dengan saat pertama saya mengenal komputer, yaitu saat saya duduk di bangku SMP, melalui pelajaran ilmu komputer. Jumlah komputer di sekolah saya waktu itu masih terbatas, jadi satu komputer digunakan oleh dua siswa, itu pun bergantian dengan separuh kelas. Berhubung waktu itu masih gaptek, game komputer yang saya tahu terbatas pada solitaire, spider solitaire, minesweeper, dan heart. Yang paling mudah dimainkan, menurut saya, adalah solitaire. Nah, karena sekomputer berdua dengan mesranya, ga mungkin kan saya keasikan main solitaire dengan mengabaikan partner saya kan? Jadi ya kami bekerja sama memainkan game ini, bergantian mengoperasikan mouse, dan saling memberi saran.

Jadi apakah Solitaire itu identik dengan kesendirian? Menurut saya tidak!

Ya mungkin saat ini kita sedang sendirian di rumah, sendirian di kantor, sendirian di tengah keramaian, tapi sebenarnya kita tidak pernah benar-benar sendirian. Di kampung halaman sana ada orang tua dan sanak saudara yang tak putus-putus mendoakan kita, di seberang sana ada teman-teman yang siap membantu saat kita membutuhkan, dan kalaupun ternyata kita memang benar-benar “sendirian” ingatlah masih ada malaikat munkar-nakir yang siap mencatat amal baik-buruk kita, sekelompok syaitan yang siap menggoda, dan tentu saja Tuhan Yang Maha Melihat dan Mendengar. Masih merasa sendirian?

Bermain solitaire tidak harus sendirian, kita bisa meminta bantuan orang lain saat menemui kesulitan, kita bisa mengklik tombol hint jika tidak tahu lagi harus mengambil langkah apa. Begitu juga dalam hidup,Β Mandiri itu bukan berarti harus melakukan semuanya serba sendiri.Buang semua ego untuk menjadi manusia super mandiri bila kita memang sudah “mentok tembok”, tidak tahu harus melakukan apa: mintalah bantuan orang lain. Jangan ragu! Jika orang lain pun tidak bisa membantu, berdoalah! Memohon petunjuk pada Tuhan Yang Maha Tahu Segalanya. Kalau juga tidak mendapat jawaban, yakinlah masih ada yang lebih baik buat kita. Mungkin di “permainan” ini belum saatnya kita menjadi pemenang, mungkin Tuhan ingin kita belajar dari sebuah kekalahan, mungkin Tuhan menyediakan hadiah yang jauh lebih baik di permainan selanjutnya. Siapa yang tahu kan? Hidup itu terdiri dari banyak kemungkinan, berpikiran positiflah! πŸ˜€

Curangkah kita kalau minta bantuan orang lain? Menurut saya tidak.

Solitaire diciptakan sebagai game, permainan, untuk melepas kejenuhan kan? Tidak ada aturan yang melarang kita bertanya pada orang lain, dan tombol hint itu pun diciptakannya bukan hanya untuk dipandangi saja. Lain cerita kalau kita sedang mengikuti kejuaraan adu cepat main solitaire yang melarang kita untuk bertanya ke siapa-siapa.

Dan tentu saja Solitaire diciptakan untuk kita bersenang-senang. Jadi kenapa harus sedih kalau sendirian,, kalau lagi sendirian kita bisa merenungkan banyak hal lho, intropeksi tentang segala tingkah laku kita sama ini. Tentu saja jangan terlalu lama menyendirinya, layaknya jangan keasyikan mainsolitairehingga semua pekerjaan terbengkalai.

Tulisan ini diikutkan pada perhelatan GIVEAWAY : Β PRIBADI MANDIRI yang diselenggarakan oleh Imelda Coutrier dan Nicamperenique.

Iklan

31 pemikiran pada “Solitaire dan Sendiri

  1. aku sering sendiri, tpi ga selalu merasa sedih lho..
    adakalahanya kita butuh sendiri, namun jangan diingkari pula kalau kita itu adala makhluk sosial πŸ˜€

    yaak,, begitulah maksudku mas.. πŸ˜€

    Suka

  2. Bukankah solitaire itu sesuatu yang dilakukan seorang diri? πŸ˜€

    Kalau di sini dulu mah suka mainnya spider solitaire. Dan itu sampai dilombakan. Dua komputer disandingkan, kemudian main cepat-cepatan. Siapa yang duluan menumpuk kartu dengan benar, dialah pemenangnya. Haha. πŸ˜€

    tapi ga wajib sendirian kann???

    Suka

  3. ~Mel… tentang Solitaire dan sendiri πŸ˜‰
    aku gak ngerti apa itu Solitaire … pantesan aku gak ‘ngeh …gak pernah main kartu gituan πŸ˜€
    kalau ‘sendiri … aku paling suka sendirian …sampe buat kamar special utk ‘online πŸ˜†

    waaah.. niatnya.. biar konsen onlennya yaa?

    Suka

  4. Dari semua game komputer yang disebutkan di atas, yang tidak tahu saya mainkan itu cuma Solitaire… Hehehe… Solitaire yang paling gampang ya, Mbak?

    tergantung juga sih, selama ini saya mainnya ya level paling gampang

    Suka

  5. Yang sedih adalah ketika kita ada dikeramaian tapi merasa kesepian.
    Dan hal seperti itu kayaknya pernah kita alami.
    Didalam sepi diluar tak sepi
    Smoga menang kontes Mbak

    ah iya,, bener banget itu pak,.. makasih πŸ˜€ sukses juga buat pak mars

    Suka

  6. tapi pernah saya terpikir kalau manusia pada dasarnya itu makhluk soliter, pada akhirnya akan sendirian juga hehehehe
    *entah ngomong apa*

    ya kan kalau udah mati ga ada yang nemenin nanti cu

    Suka

  7. rencananya sabtu kemrin kamu mau kuajak main solitaire loh Mel.. lah kamu ilang duluan πŸ™‚

    sukses kontesnya Mel

    ih,, siangnya uncle keasikan kerja sih

    Suka

  8. aku dari dulu gag suka main game kartu spt ini…..aku lebih suka main game chess πŸ˜€
    sukses GA-nya ya Amel….!

    keliatan kok, mas bens kan pecinta catur haha

    Suka

  9. Wah, keren postingnya Mel; memandang permainan ini dari sudut pandang yang berbeda dan membukakan mata, hehehe πŸ™‚

    good luck buat kontesnya!! πŸ™‚

    ihh makasih kak #tersapu

    Suka

  10. ~sendiriiiiiii …. kini aku sendiri lagiii …
    entah apa yg akan terjadi …. πŸ˜‰
    ~Amela … habis membaca postinganmu …kok aku pengen nyanyi ya? … πŸ˜†
    tapi itulah yg terjadi … 😦

    monggo silahkan nyanyi @brus..

    Suka

  11. Sebetulnya sendiri itu bukanlah pada saat kita sendiri beneran, namun bagaimana kita merasa sendiri ditengah banyaknya orang disekitar kita, mungkin maksud saya demikian πŸ˜‰

    sendirian di tengah keramaian itu memang menyesakkan bli

    Suka

  12. baru berkunjung udah tertarik sama tulisan ini.
    bagus ya πŸ™‚

    memang kita ga bisa hidup sendiri, karena kita itu makhluk sosial (nyimpang ke IPS) ._.”

    eaa,, teringat TO nih jangan2

    Suka

  13. Saya malah gak bisa main solitaire Mel, makanya solitaire buat saya bukan sendirian tapi malah berdu atau bertiga bahkan lebih solanya saya harus bertanya aturan mainnya hehehe

    Sukses ngontenya ya Mel..semoga menang

    hahaha.. rame2 kan lebih seru kang

    Suka

  14. wahihi, saya udah jarang maen game ini.
    dulu sih bisa berjam2. :mrgreen:

    udah tergusur game lain ya mas πŸ˜€

    Suka

  15. Mel, sorry baru bisa mendarat di sini 😦

    well, jadi ngeuh juga yah ada strategi bisa minta tolong dalam permainan ini πŸ˜€
    seperti dalam hidup ini yang kita pun pasti akan minta tolong pada orang lain yah hmm
    thanks ya Mel
    juga untuk partisipasinya, makasi πŸ™‚

    ga papa kok mbak nique,,. makasih yaa πŸ˜€

    Suka

  16. Idem.
    Saya mengenal solitaire semenjak mengenal komputer juga. Tapi sekarang cukup menguasai komputer tanpa peningkatan pemahaman solitaire. Gapga alias gaptek game! πŸ™‚

    Suka

Anda Komentar, Saya Senang

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s