Kamu, Lagi-lagi Kamu

Saat hujan merinai rintik, aku ingat kamu

Saat terik menyinar langit, aku pun terbayang kamu

Saat siang membayang, saat malam mengelam, lagi-lagi aku teringat kamu

Sampai kapan kamu mau menjajah pikiranku begini?

Otakku isinya kamu, kamu dan kamu!

Bahkan di sela hembusan angin pun aku mencium aromamu

Bahkan di jeda petikan gitar pun aku mendengar suaramu

Kamu, kamu, kamu, kamu, kamu

Hanya kamu!