Kisah Dudubida Dan Bubudiba #3

sumber: penelopeillustration.com

sumber: penelopeillustration.com

Bubudiba berlari-lari kecil, berlomba dengan rintik hujan yang makin lama makin deras. Hap.. Hap.. Hap.. Bubudiba melompati genangan air yang menghadang langkahnya. Satu, dua, tiga, hatinya mulai terlihat di kejauhan, Bubudiba berlari-lari besar, hujan makin deras, tak sabar ingin berselimut hangat di sudut hatinya.

Hatinya gulita, sebelum pergi tadi Bubudiba lupa menyalakan lampu-lampunya. Bubudiba bergegas membuka pintu pagar, namun langkahnya terhenti lima detik kemudian. Dudubida telah menunggunya di depan pintu dengan sebuah payung berwarna merah jambu monyet.

“Kamu baru pulang?” Dudubida bertanya.

Bubudiba menggaruk kepalanya yang tak gatal, tak menyangka akan bertemu dengan Dudubida, “Iya, tadi habis main sama teman-temanku. Kamu kenapa tidak masuk?”

Dudubida mendekati kekasihnya, dipayunginya Bubudiba yang kehujanan.

“Aku tidak bisa masuk, pintunya tidak mau kubuka dengan kunci yang kupegang,” jawab Dudubida sambil menunjukkan kunci duplikatnya.

“Kamu ganti kuncinya?” lanjut Dudubida.

Bubudiba menggeleng. Dengan serempak mereka melangkah menuju pintu. Desir-desir aneh itu kembali memerangkap Bubudiba, sudah lama mereka tidak berjalan bersisian begini.

Ceklik.. Pintu hati Bubudiba terbuka, sepasang kekasih itu pun masuk. Bubudiba buru-buru menyalakan lampu, mengusir gulita yang menguasai hatinya.

“Susunan ruanganmu berubah Bubu?” Dudubida bertanya.

Bubudiba memandang berkeliling. Iya, memang berubah, Bubudiba baru menyadari.

“Mungkin karena itu kunciku tidak bisa membuka pintu hatimu. Kata orang, hatimu akan mengikuti perubahan dirimu. Kamu berubah, dan aku tidak menyadarinya. Kita memang perlahan-lahan menjadi asing satu sama lain.”

masih to be continued

ps: maaf saya masih belum aktif bewe dan membalas komentar-komentar.

pss: saya pun mulai sering terbolak-balik antara Bubudiba dan Dudubida, namanya memang susah dan mirip. Mereka berdua adalah tokoh rekaan hasil proyek iseng-iseng saya. Mengenai jenis kelamin keduanya, silahkan mengikuti imajinasi anda pribadi.

psss: Buat yang masih bingung, hati di sini saya ibaratkan sebuah rumah. Sekian dan terimakasih 😀

21 pemikiran pada “Kisah Dudubida Dan Bubudiba #3

  1. Mel … namanya kok ‘Bubudiba dan Dudubida … ya?
    saya suka ter bolak2 … yg mana ‘budiba or dubida … ahhhhh
    tapi imajinasimu jempol 4 dah… (abis dah jempolku) 😆

    mel: tambah jari2 lainnya juga ga papa mas 😀

  2. Bida dan Diba hehe..saya td setengah mati ngapalin nama tokohnya sampai ketemu irisan belakang hingga mudah dibolak balik

    mel: hahaha,, kagak usah diapalin mbak, dipahami saja.. hehhe

  3. Sepertinya Ane pernah dengar cerita ini… .eh nama-namanya juga, eh jangan-jangan ini yang terjadi secara umum didunia ? eh apakah Ane berprasangka ? eh… .season 2 ada gak ya ?

    mel: kasih tau ga ya? kasih tau ga ya?

  4. hahahaha kann ternyata si penciptanya juga kesusahan menghadapi nama si tokoh 😀
    ditunggu lanjutannya Mel 🙂

    mel: senjata makan tuan, hehe

  5. makin menarik ceritanya 🙂 hehehe, tapi namanya memang bikin bingung tuh Mel, bikin kebalik-balik, hehe 🙂 Apakah sengaja? 😀

    mel: antara sengaja dan tidak, itu kata pertama yang melintas 😀

  6. Tapi begitu disebutkan Dudu dan Bubu, jadi sedikit nggak bingunglah. Tapi begitu ada tambahan bida dan diba-nya, weleh…. Ini cerita yang unik, Amela. Kamu pinter merangkai kata.

    Two thumbs up for You, Amela! I’ll be waiting for this continued story…

    mel: makasih om 😀

  7. Seru, Mel…
    Bubudiba ataupun Dudubida bisa mewakili siapa saja. Sifatnya general, unisex, 🙂
    Ehm… ini curhatanmu ya, Mel? #sota 😀

    mel: sebagian iya 😀

  8. haduh..yang ngarangnya aja masih sering kelobak balik…
    si budibadi dan si dubidubadi sebenernya cowok apa cewek sih mel?…
    🙂

    mel: hihihi,, terserah imajinasi mas muam, cowok boleh, cewek pun bisa 😀

  9. Suka chapter yang ini. Bener-bener suka, tapi coba tambahin lebih banyak deskripsi dan narasinya, misalnya mengenai setting tempat mereka berada, dan juga mengenai perasaan mereka masing-masing. Kalau perlu dipanjangkan, dibuat bermetaforik deh, pasti bener-bener keren!

    /sudah lama gak baca cerbung yang benar-benar membuat penasaran dan ingin mengikuti lanjutannya #topjempol

    mel: makasih 😀 tapi memang sengaja dibikin singkat2 mas, sekedar untuk bacaan ringan..

  10. iyahh.. namanya beribet, tapi lucu juga.. hehe

    saya jadi pengen baca seri pertama sama kedua Mel.. 🙂

    mel: sila dibaca tus 😀

  11. Dalam imajinasi saya, Dudubida adalah cowok, dan Bubudiba adalah cewek. Entah kenapa image itu tertanam di kepala saya sejak dari episode 1. Hehehe…

    mel: mungkin karena bubudibanya ngambekan.. tapi ada juga lho cowo yang ngambekan 😀

  12. yang terbayang jelas adalah hubungan asmara 2 orang, lelaki dan wanodya…iya..ga penting yg mana lelaki dan perempuan, tapi inti ceritanya begitu…

Anda Komentar, Saya Senang

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s