Kasih tak sampai

Pernahkah kalian membayangkan perasaan Laksman saat melihat Rama dan Shinta berpegangan tangan?

Ada yang pernah membaca Ramayana? Walaupun tak membaca, setidaknya hampir semuanya tahu kan kisah cinta antara Rama dan Shinta?

ramayanaRamayana konon katanya adalah kisah yang melambangkan kesetiaan cinta. Shinta disebut-sebut sebagai wanita suci yang sangat berbakti pada suaminya, Rama. Rama dan Shinta perlambang dua sejoli dengan kisah cinta abadi. Lalu adakah yang ingat akan Laksman, saudara lelaki Rama?

Mungkin sebagian pembaca hanya menganggap Laksman sebagai pemeran pembantu pria, bumbu cerita. Namun entah kenapa saat membaca kisah Ramayana, saya begitu bersimpati pada tokoh yang satu ini.

Saya bertanya-tanya, apa yang membuat Laksman begitu setia pada kakaknya? Rela ikut terbuang dan terasing bersama kakak dan iparnya? Bahkan saat Shinta diculik Rahwana, tak terbilang pengorbanan Laksman demi menyelamatkan kakak iparnya itu. Dan adegan yang membuat saya menangis, bukan saat Rama terusir dari kerajaan, bukan saat Shinta diculik Dasamuka, melainkan saat Rama dengan kejinya menuduh Laksman tidak becus menjaga Shinta. Dan walaupun Rama telah berprasangka padanya, Laksman tetap dengan patuh dan setia membantu kakaknya menemukan Shinta.

Saya bertanya-tanya, apa yang membuat Laksman begitu patuh? Demi Rama? Atau demi Shinta? Imajinasi liar saya menari-nari, membayangkan kemungkinan bahwa sebenarnya segala pengorbanan Laksman adalah demi Shinta, istri kakak yang sangat dihormatinya. Bagaimana jika Laksman mencintai Shinta? Bahkan lebih dari cinta Rama pada Shinta. Karena patut diingat, saat Rahwana berhasil dikalahkan, Rama meragukan kesucian Shinta. Sedangkan Laksman? Dia yakin Shinta adalah wanita suci dan tidak ternoda.

Jika benar Laksman mencintai Shinta, dan semua pengorbanannya itu demi wanita yang tidak mungkin dia miliki? Adakah yang dapat membayangkan bagaimana perasaan Laksman saat melihat Shinta dalam pelukan Rama, saat Shinta bermesraan dengan Rama?

Kasih tak sampai. Dan walau saya tak merasakannya sendiri, entah kenapa hati saya sedih sekali membayangkannya.

Pernahkah terpikirkan perasaan Michael Collins saat Neil Amstrong dan Edwin Aldrin menjejak bulan?

Contoh lainnya, dalam manga karya Urasawa Naoki: 20th Century Boys, sempat diungkit nama Michael Collins. Adakah yang mengenalnya? Mungkin tidak banyak yang tahu bahwa Collins adalah salah satu awak Apollo 11, bersama dengan Neil Amstrong dan Edwin Aldrin. Dan adakah yang dapat membayangkan bagaimana perasaannya saat melihat Amstrong serta Aldrin membuat langkah besar, menoreh jejak di bulan, sedangkan dia sendiri disibukkan dengan panel-panel kendali dalam kabin pesawat?

Tinggal beberapa langkah lagi untuk menjejak bulan, tapi sayangnya kesempatan itu tidak pernah datang. Sedih sekali membayangkannya. Dan sampai sekarang, saya rasa tak banyak yang tahu akan peran besar Michael Collins, yang kita ingat hanyalah Neil Amstrong sebagai manusia pertama yang menjejak bulan, dan Edwin Aldrin sebagai yang kedua.

Saat membaca atau menonton sesuatu, saya selalu melihat dari sudut pandang yang lain. Tak jarang saya justru jatuh hati pada tokoh antagonis dalam buku/film yang saya baca. Saat menonton Thor, saya bersimpati pada Loki yang berusaha keras agar ‘diakui’ Odin sebagai anak yang membanggakan. Saat membaca Harry Potter, dari buku kelima saya sadar bahwa Severus Snape sebenarnya mencintai Lily Evans, dan saya jatuh hati pada Kepala asrama Slytherin itu. Saat membaca Mahabarata, saya menangisi kematian Karna, anak dewi Kunti yang terbuang dan harus selalu dipermalukan pandawa, adiknya sendiri. Dan bagaimana perasaan Harry Osborn saat tahu Mary Janes mencintai Peter Parker, sahabatnya sendiri?

Kasih tak sampai, membayangkannya saja sakit rasanya.

42 pemikiran pada “Kasih tak sampai

  1. agh, ameel. ternyata kita memang mempunyai banyak kesamaan.
    jangan2 kita saudara yang terpisah>? hihi

    mel: iyaa, kan udah mel bilang dari dulu, bang sulung itu amel versi cowok hihihih

    • Jadi terharu ngeliat sodara kembar bertemu kembali setelah terpisah sekian lama.😆 btw, untungnya kasih saya sampai buat Ibunya Arvin.😉

      mel: alhamdulillah ya mas, cintanya tak bertepuk sebelah tangan..

  2. waaaahh postingan Amel hari ini bener2 bikin galau.. kasih tak sampai, maknanya dalam banget tuh amel.. bahkan tentang Laksman sama Collins, dhe baru tahu.. hehe😀

    mel: tuh kan, tuh kan.. kasian banget mereka berdua

  3. baca cerita ini sambil denger lagu kasih tak sampai-nya Padi … pas banget ..:)

    mel: *nyanyi* Tetaplah menjadi bintang di langiiiiiiiiiiiiit, agar cinta kita akan abadiiiiiiii
    biarlah sinarmu tetap menyinari alam ini, agar menjadi saksi cinta kitaaaaaaaaaaaaaaaaaa, berduaaaaaaaaaa

  4. beredar kabar kalo neil amstrong bohong dia ga pernah kebulan…katanya hehe

    mel: hahaha iya, saya juga denger kabar itu..

  5. ya sudah,,,
    no comment ah ttg kasih sampai,
    lebih baik mari kita sama2 menyanyikan lagunya padi yang “Kasih Tak sampai” hahaha…

    mel: eh, tumben no comment, -.-“

  6. Kasih Tak Sampai? … ~kisah-kasih Siti Nurbaya vs Datuk Maringgih dunk? 😛

    hahaha – baru baca judul..jarinya dah gatel ingin komen … ya gitu dehh😆

    mel: eh, dibaca dulu dooong ah

  7. hu um… sy juga suka ma laksmana ma prof snape…. sampe sampe mau mewe pas liat snape mati T__T *kalo pas baca bukunya beneran mewe*

    mel: tuh kan.. kasihan banget mereka l(

  8. wah mbaaak!!! sama banget ini sama saya.. tiap nonton film cinta saya malah suka kasian sama tokoh sampingannya..

    kayak waktu nonton the notebook, saya pernah diomelin sama temen-temen gara gara saya terus aja ngasihanin tunangan pemeran utama wanitanya yang akhirnya ditinggalin..😦

    mel; sama ham, suka kasihan sama orang2 ketiga yang ditinggalin tokoh utama cewek/cowoknya hiks

  9. baca tulisan amel ini, beberapa kali terucap “ohh.. gitu ya?” – “oya?”
    # barutau: modeon.

    btw Mel, mbak juga baru tau kalo Snape tetep cinta sama ibunya Harry potter.. T.T dan tetep setia sama seseorang yang memintanya untuk membunuh dia supaya Voldemort percaya sepenuhnya pada Snape. *eh, knapa jadi ngebahas harpot?

    mel: iyaa,… severus snape itu gentleman banget

  10. Hiks..
    JAdi teringat kembali tentang cerita kasih tak sampai ..
    inget masa lalu deh..

    tapi kan sekarang sudah ada kekasih yang selalu menemani teh

  11. kenapa sih Mel, sore2 ginih bikin sedih aja ? hiks😦
    tapi, biasanya kalau kasih tak sampai itu, perihnya cepet hilang kok Mel…
    siapa bilang? emang pernah ngalamin sendiri apa?

    ( si bunda suka sok tau deh … )😛
    salam

    mel: iya,, si laksmana malah dengan setianya terus mendampingin rama dan shinta. ikhlas

  12. Sudut pandang yang bagus mel,saya kadang juga begitu mencoba menilai sesuatu dari sisi lain.

    Mel: *bersulang*

  13. pas lihat judulnya kirain ini postingan tentang orang yang gak kesampaian makan palbas di Makassar ;D

    mel: itu, itu juga kasih tak sampai😦

  14. mel.. kalo saya mungkin lebih tepatnya menyebut mereka sebagai “orang ketiga”..
    hehehehe…
    memang sepertinya di dunia itu selain diciptakan “berpasangan” ada juga yah beberapa “ketiga” sebagai yang terbuang…
    seperti dunia ketiga…atau apalah….hehehe
    duh komentar yang aneh yah…
    kabuuur….

    mel: aneh seperti orangnya,. hihihi😆

  15. Keren nih sudut pandangnya!

    Yang tentang kasusnya Laksman, sepertinya dia bisa jadi tokoh yang bersesuaian sama karakter Severus Snape di Harry Potter deh, huahahaha😆 . Kan Snape itu cinta mati sama Lily Potter (ibunya Harry) yang menikah dengan James Potter, hmmm. Jangan-jangan kalau dilanjutin sekuelnya, Ramayana ini bisa jadi kayak Harry Potter? hahaha *pikiran aneh*

    Kalau tentang Michael Collins, well, ini menurutku banyak terjadi kok. Menurutku banyak sekali orang “di belakang layar” yang mendukung “kesuksesan” / “pencapaian” seseorang. Dan umumnya orang-orang juga melihat si orang yang “sukses” ini dan ‘melupakan’ yang di belakang layar. Apakah yg di belakang layar merasa sedih/menyesal? Menurutku sih belum tentu, karena memang ada karakter manusia yang mereka tidak suka dengan spotlight dan lebih suka berada di belakang layar, hehe🙂

    mel: tapi masak sih ga pingin jalan2 di bulan, nginjekin kaki di bulan?

  16. saya paling ga tahan, melihat cerita kasih tak sampai..melihatnya saja, begitu banyak menguras air mata, bagaimana dengan merasakannya? tapi cinta tak harus memilki kan? (enak aja ngomong :;-) )

    mel: saya juga ga tahan kok bund kalau liat kisah kasih tak sampai.. pasti nangis bombay

  17. kata siapa Mel Laksman ada rasa sama Shinta? eih gosip aja wong Jember iki rek🙂

    mel; kan udah dibilang kata imajinasi liar saya, seandainyaaa😛

  18. Mellll….imaginasimu soal kamu penempatan di situ apa mel??? piiisssss…..

    hebat banget deh mel…bisa memandang dari sudut yg berbeda…

    mel: hehehe,,-.-a ah jadi malu

  19. ~Sedari dulu saya yakin Laksaman itu ‘cinta banget sama Shinta kaka iparnya,..
    namun dia selalu ‘menjaga marwah keluarga, kehormatan abangnya Rama diatas segala-galanya.-> itulah ‘cinta sejati tidak untuk memiliki… gitu kan Mel?

    mel: benar sekali mas😀

    • Cita sejati juga terjadi pada kisah Hang Tuah …disitu peran ‘penderitanya adalah Hang Jebat – sahabat setia Hang Tuah sang legenda tanah Melayu …😛

      mel: belum baca Hang Tuah.. pinjemin bukunya dong :3

  20. Waaahhh… emang memikirkan sudut pandang seperti itu menyesakkan mel..
    Kalau aku suka kasian sama pemeran pembatu difilm manapun.. gimana gak kalau pemeren utama harus selamat dengan menyisihkan manusia manusia lain sebagai gantinya yg jumlahnya bahkan lebih banyak.. ah rasanya gak rela

    mel: iya tuh, apalagi film tentang disaster, penduduk sekota mati yang selamat cuma pemeran utama..

  21. Bahkan kalo gak salah Dewi SInta pernah merayu Laksamana tapi Laksamananya gak mau (CMIIW).

    Setuju, Mela, aku cinta banget sama Prof. Snape juga ama Harry Osborn yang pada akhirnya membantu Peter. Hiks….itu membuatku berkaca-kaca lho…

    Mel: Laksmana Cheng Ho? hehehe

  22. Amel, juga kepincut sama Snape ya… cinta abadi

    pernah deh nulis tentang mata bengkak abis baca Siti Nurbaya, padahal masih SD
    pagi2nya malah kema marah mama karena begadang baca buku

    mel: iya,, so sweet banget sih Prof.Snape itu..

  23. Wahh.. melihat dari cara yang berbeda ya.. hehehe, hebat dah. BTW, saya pernah nonton THOR, tapi gag terlalu bagus.🙂 (kagak nyambung)

    mel: hahaha, iya saya juga overexpected sama Thor

  24. tapi dalam kasus seperti ini, seperti laksman atau snape, biasanya orang2 seperti itu katanya “bahagia kalau melihat org yg dia sayangi bahagia, walau bukan sama dia” bener gak sih begitu? aduh sayah kurang ngarti dah, lagian ngapain sih suka sama org yg udah punya pasangan, ga da kerjaan banget *eaa**padahal gak ada pengalaman*

    mel: tapi tetep aja nyesek nontonnya.. bener banget, ngapain suka sama orang yang udah taken ya…

  25. Banyak kisah tentang kasih tak sampai, bukan.
    Ada Sam Pek IngTay, Roro Mendut-Pranacitra, dll
    Semua telah tertulis disana, kita tinggal melakoninya

    Cinta tak pernah sesakit ini
    Cinta tak pernah seperih ini
    Yang aku minta tulus hatimu
    Bukan kau curangi aku
    Rasa yang ada didalam hati
    Tangis yang ada saat kusendiri
    Inilah akhir kisah cintaku
    Kisah bersamamu

    Kau yang telah memilih aku
    Kau juga yang sakiti aku
    Kau putar cerita
    Sehingga aku yang salah

    Kau selalu permainkan wanita
    Kau ciptakan lagu tentang cinta
    Hingga semua tahu
    Kau makhluk sempurna

    Mungkinkah semua mereka tahu
    Saat hatiku luluh kepadamu
    Kau pergi dengan kisah yang baru
    Dan kusimpan di ketulusan hati

    Kau yang telah memilih aku
    Kau juga yang sakiti aku
    Kau putar cerita
    Sehingga aku yang salah

    Kau selalu permainkan wanita
    Kau ciptakan lagu tentang cinta
    lyricsalls.blogspot.com
    Hingga semua tahu
    Kau makhluk sempurna

    (Kau yang memilih aku)
    Kau yang memilih aku
    (Kau yang memilih aku)

    Kau yang telah memilih aku
    Kau juga yang sakiti aku
    Kau putar cerita
    Sehingga aku yang salah

    Kau selalu permainkan wanita
    Kau ciptakan lagu tentang cinta
    Hingga semua tahu
    Kau makhluk sempurna

    Kau yang telah memilih aku
    Kau juga yang sakiti aku
    Kau putar cerita
    Sehingga aku yang salah

    Kau selalu permainkan wanita
    Kau ciptakan lagu tentang cinta
    Hingga semua tahu
    Kau makhluk sempurna

    (halah..halah..halah..)

    Salam hangat dari Surabaya

    Mel: wah, suara pak Dhe ga kalah sama syahrini ini.. hehhe

  26. aaahh…pagi2 bikin galau nih ame..hehe

    yg sakit pas baca laksman diam2 mungking mencintai Shinta..
    duh duh…gak kuat ah klo ngerasain kek gitu🙂 (walaupun pernah)

    mel: tuhkan,, ga kuku ngebayangin pengorbanannya laksmana..😦

  27. eh aku jadi ingat kasih tak sampai zulaikha kepada yusuf…. aku suka banget cerita itu, aku kasian sama zulaikhanya,,, tapi untungnya walau dia menjadi gila dan menua karena cinta, akhirnya berjodoh juga sama yusuf… U,U

    mel: ih, tapi dulu mel sebel baca cerita itu,., habisnya zulaikha tega memfitnah nabi yusuf

  28. hehehe…..maaf setelah saya baca artikel dan komen-coment yang muncul, jadi binggung mau kasih comment apa lagi ya…?????? tapi btw bagus mas, rangkuman dari beberapa ceritanya TOP MARKOTOP, ditunggu kunjungannya ….. salam kenal

    mel: sudah mampir sana saya kok tadi😀, insyaAllah akan berkunjung lagi jika ada kesempatan

Anda Komentar, Saya Senang

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s