Catatan untuk diri sendiri

Ingin weekend ini tidak berakhir. Kenapa?Β Karena senin besok sudah ada masalah yang duduk manis menunggu.Tiga hari lalu terbit masalah di kantor, yang mana saya pun ambil andil dalamnya. Masalah itu terlalu rumit untuk seorang pegawai baru yang masih polos seperti saya. Tapi bukan masalah itulah yang akan saya ceritakan, kalau saya paparkan di sini, saya hanya akan menjadi orang yang menyalahkan orang lain dan tidak mau disalahkan. Terus ngapain posting tulisan ini?

Saya hanya berusaha mengambil hikmahnya, sebagai pengingat saya untuk selalu berpikiran positif, hudznuzan pada kehidupan. Siapa tahu juga ada pembaca yang sedang menghadapi problem di pekerjaannya dan kami pun bisa saling berbagi dan menyemangati.. πŸ˜€

Setiap orang pasti pernah menghadapi masalah dalam kehidupannya, entah mau disebut takdir, teguran, ujian, atau cobaan. Mengutip nasihat dari salah satu senior saya: Masalah hanya akan membuat kita semakin bijak dan pandai menyikapi sesuatu.Β Suatu masalah hanya akan menjadi suatu masalah jika kita tak mengambil pelajaran darinya. Saya pun menganggap semua ini adalah bagian dari proses pendewasaan.

Saya menganggap ini adalah cara Allah menjawab doa saya. Allah sedang mengajari saya ilmu ikhlas, sabar, dan syukur, tiga-tiganya sekaligus. Setiap saya mulai kehilangan kesabaran, Allah mengingatkan saya bahwaΒ Kesabaran itu tidak pernah ada habisnya.Setiap saya ingin protes, mengeluh, dan memaki, Allah mengingatkan saya bahwa Mengikhlaskan dan memaafkan akan lebih bermanfaat bagi saya.Β Allah pun menyadarkan saya bahwa Bersyukur adalah kunci untuk tetap sabar dan ikhlas dalam menghadapi masalah, dengan mengingat nikmat Allah lainnya saya merasa lebih kuat dalam melangkah.

.Munafik? Sok bijak? Tidak, saya mengakui bahwa saya pun sempat naif dan kekanak-kanakan, melakukan berbagai kesalahan, mengambil langkah yang keliru, dan baru menyadarinya kemudian. Tapi tidak ada kata terlambat untuk sebuah kesadaran kan? Tidak ada yang perlu dikecewakan. Kecewa tidak akan menyelesaikan masalah.

Memang mudah menuliskan dan membicarakannya, saat ini pun saya belum menerapkan apa yang saya tulis dengan sempurna. Tapi memang itulah seninya pembelajaran. Bukankah untuk bisa mengayuh sepeda kita harus terjatuh berkali-kali dulu?

Catatan ini tentu saja tidak hanya berlaku untuk masalah yang sedang saya hadapi, tapi untuk seterusnya, untuk setiap masalah yang masih akan saya hadapi.

Dan tentu saja saya tidak ingin waktu berhenti di akhir pekan ini, kalau itu terjadi tentu saya tidak akan pernah mengecap bangku kuliah lagi, merasakan duduk di pelaminan, mencicip kesuksesan berkarir, dan dilahirkan menjadi seorang ibu.

Biarlah waktu bergulir semestinya, semoga 48jam ini cukup untuk mengistirahatkan badan dan pikiran saya.

(nb: mungkin akan vakum sementara dari dunia blog, harap maklum)

Iklan

23 pemikiran pada “Catatan untuk diri sendiri

  1. kadang-kadang memang kita perlu sejenak tak melakukan apa2 supaya setelahnya segar lagi,
    vakumnya jangan lama2 ya Mel :P

    Mel: πŸ˜€

  2. Ya emang kita hidup pasti ada aja terus yg namanya masalah ya.

    Mau kita berpikiran positif maupun negatif, masalahnya gak bakal hilang, harus kita hadapi.
    Jd emang lebih baik sebisa mungkin mencoba berpikir positif ya, biar gak tambah stres πŸ™‚

    Mel : ++++

  3. Moga cepat kelar masalahnya ya, qaqa amela πŸ˜€
    makin banyak masalah, makin bijak nyelesaiinnya, makin dewasalah qaqa amela kita ini~

    *eh,saya kok rajin bener ke blog ini ya?

    Mel: Amiin Yang dikunjungi seneng kok :D, tambah sering mampir ya πŸ˜€

  4. Saya penguasa dunimalam2 begini a sore – terkadang sampe malam2 begini … toss kita – beda banget πŸ˜›

    Mel: toss **

  5. (nb: mungkin akan vakum sementara dari dunia blog, harap maklum)

    ada apa kok ‘hiatus … tapi mungkin ya … belum pasti – moga2 gak jadi …
    kehilangan.com

    Mel: insyaAllah ga lama2

  6. eh kok vakum.. km kemana? kemana?

    btw amel, mohon maaf lahir bathin ya.. πŸ™‚

    Mel: ga kemana2, cuma masih banyak yang harus diurus.. Mohon maaf juga ya mbak πŸ˜€

  7. “Allah sedang mengajari saya ilmu ikhlas, sabar, dan syukur”…. saya setuju dengan yang ini mba….
    manusia hidup pasti akan selalu mendapat ujian dari Allah, bagaimana menyikapinya saja..

    waaah, saya baru kembali kini giliran mba amel yg mau menghilang,, hehe
    jangan lama2 ya mba.. πŸ˜€

    Mel: InsyaAllah, begitu segala urusan beres, bakal kembali beredar lagi

  8. yang namanya hidup pastinya tak lepas dari berbagai masalah…
    bener, masalah akan membuat kita semakin dewasa, masalah membuat kita belajar lebih bijak dalam menghadapinya..
    tapi kok pake vakum?..hehehe..
    cepat kembali yahh…

    Mel: Belum sempet nulis soalnya,, tapi disempetin bales komen,, πŸ˜€

  9. masalah itu hanyalah sarana untuk lebih mengenali diri sendiri Mel.. berdamailah dengan hatimu, sebelum kamu berdamai dengan kenyataan.. upaya yang mungkin bisa memembuat kamu lebih tenang dalam menghadapi masalah.. caiyou!! :-*

    MEL: πŸ˜€ Caiyo!!

  10. Sabar ya Mel, smua orang pasti punya masalah, tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan, smuanya pasti bisa terselesaikan, jangan menganggap dirimu punya masalah yang paling berat ya mel, diluar sana banyak orang yang masalahnya lebih berat dari kamu,,,,^_^

    Mel: Iya, makasih mbak πŸ˜€

  11. salam kenal mba…
    setiap makhluk hidup punya masalah,Allah tidak akan memberikan cobaan di luar kemampuan hampanya.
    semangat ya mba,semoga tambah sukses..

    Mel: Salam Kenal juga πŸ˜€

  12. Sekali-kali kita perlu menenangkan diri agar pikiran menjadi tenang dan jalan keluar dari suatu masalah dapat terbuka. Terkadang bantuan dari rekan atau orang lain pun diperlukan termasuk mohon dan meminta petunjuk kepadaNya.

    Mel: Iya, setuju banget, hidup kan ga sendirian, kita juga butuh bantuan orang lain πŸ™‚

  13. Ping balik: Senyum Cerah Ceria « Dunia Pagi

Anda Komentar, Saya Senang

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s