Rindu Merah Putih

Hari ini stop dulu bahas masalah Denova dan Dimi, biarkan mereka menjalani hidupnya masing-masing tanpa perlu saya ribetin dengan ide-ide gila saya yang mengacak-ngacak hidup mereka.

Well, sebenarnya saya sedang males posting hari ini, ga ikut-ikutan bahas hari kemerdekaan di blog saya. Gagal. Ternyata blogwalkin ke  sana- ke mari, baca postingan yang ga jauh-jauh dari rasa nasionalisme, saya tergoda. Puncaknya setelah membaca postingannya Asop di sini, melihat bendera itu menari-nari berwarna-warni, tiba-tiba saya menyadari ada yang hilang. Sampai sekarang saya ga melihat kibaran bendera di jalan-jalan, hiasan merah-putih di pemukiman penduduk, apalagi di rumah perseorangan.

Yah, mungkin ada satu-dua, tidak mencolok. Sungguh berbeda dengan di dua kota yang sempat jadi rumah saya -Jember- Jakarta-. Sejak tanggal masih bertengger di angka satu, jalanan pasti sudah mula ramai dengan penjual bendera. Gedung perkantoran pasti sibuk menghias diri dengan ornamen merah putih, di permukiman penduduk menggantung hiasan merah-putih. Semarak.

Entah saya yang terlalu kuper, hidup hanya berkisar antara kantor-rumah dinas, atau memang beginilah kebiasaan di sini. Tidak ada perayaan.

Memang sih, rasa nasionalisme tidak bisa diwakili hiasan-hiasan merah putih itu. Saya sendiri merasa cukup saya yang tahu seberapa tinggi rasa nasionalisme saya, tidak perlu diumbar. Saya hanya merasa ada sesuatu yang kurang saja di 17 Agustus kali ini. Kehilangan corak merah-putih itu. Dan ternyata saya merindunya.

Karena saya tidak punya bendera dan ornamen merah-putih lainnya. Untuk melepas rindu, mari memasak puding merah putih *bergegas ke dapur*

Semoga saya tidak kelupaan pamer di sini kalau sudah masak nanti, seperti nasib gorengan yang tidak jadi dibahas di blog gara-gara saya sudah tidak mood lagi membahasnya 😀

Iklan

13 pemikiran pada “Rindu Merah Putih

  1. yg penting merdekaaa,,,
    belanda jepang sudah nda menjajah lagi, brarti saatnya tidur lagi… hahaha.. *erorr

    mudah2an ke depannya bangsa Indonesia menjadi lebih baik

    Mel: Amiiiin.. Hahaha, saya udah tidur lama sekali mas.. saatnya bangun dan memasak agar-agar

    Suka

  2. puding merah putih untuk hari istimewa , selamat memasak Mel

    Mel: Jadinya puding merah pink mbak kemarin, putihnya kelunturan mutiara

    Suka

  3. harusnya hari ini kamu pake baju merah putih Mel, biar serasa bendera berkibar gitu.. hehe.. sore tadi dhe hampir saja menyaksikan upacara penurunan bendera merah putih di Palembang, tapi mendadak hujan jadi yowes menyelamatkan diri saja.. gagal lagi deh ikut upacara.. 😦

    Mel: Hohoho, iya ya?? masalahnya ga punya celana putih ataupun merah,, bajunya juga ga ada yang merah putih

    Suka

  4. Kalau di Baubau bgtu, Mel. Kalau berpapasan dgn bulan puasa.
    Tpi kalau gak, deeehhh,,,rammeee… ada acara gerak jalan,,, Salah satu kegiatan yg pling ditunggu2 olh masyrkt di sini…

    Mgkin acaranya bakal dirangkaikan bulan oktober nanti. Bersamaan hari ultah Kota Baubau… 🙂

    Slmt hri kemerdekaan… 🙂

    Mel: oooo, begitu tho ning.. hahaha, mungkin takut banyak yang pingsan kalau gerak jalannya diadain pas puasa

    Suka

  5. hari ini, aku pegang kuat bendera bangsaku
    entah dengan tangis atau hanya gemuruh rasa duka
    hanya doa yang akhirnya berhamburan sepenuh jiwa
    semoga perjuangan para pahlawan kemerdekaan
    tidak malah dinodai pemimpin negeri ini
    dengan mempermainkan hukum dan tindak korupsi

    Mel: Waah… mantap sekali puisinya 😀

    Suka

  6. dipotret nggak puding merah putihnya ? 😉

    mel: tampilannya kurang menarik, jadinya malu mau poto.. hehee

    Suka

  7. Berarti di tempat tinggalmu yg sekarang nggak ada perlombaan Agustusan gitu ya? Panjat pinang gitu misalnya….

    Temanku ada yg asli Baubau, dan kata dia di sana memang sepi, krn rumah penduduk belum terlalu banyak…

    Oh iya, salam kenal … 🙂

    Mel: Iya, soalnya bertepatan sama bulan puasa.. katanya sih kalau ga lagi puasa ada lomba gerak jalan

    Suka

Anda Komentar, Saya Senang

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s