Menata Hidup di Baubau Kota Semerbak

Memenuhi salah satu janji saya beberapa hari yang lalu, saya akan menceritakan tentang suka-duka penempatan pertama saya. Sebelumnya memang sempat saya tulis di sini tentang ditempatkannya saya di KPPN Baubau, Sulawesi Tenggara. Kalau di tanya apakah saya senang? Saya akan menjawab, “Harus senang”. Karena kalau saya menghabiskan waktu hanya untuk meratapi nasib, saya tidak akan bergerak kemana-mana dan bisa-bisa saya malah tidak pulang-pulang ke Jawa.

Pada masa magang saya memang menantikan penempatan definitif, gabungan antara penasaran dan ingin segera menata hidup. Selain itu saya bosan menganggur di kantor pusat. Yah, mengingat status pegawai magang yang pindah dua minggu sekali, otomatis saya belum dibebani banyak pekerjaan.
Dan sekarang, saya tidak penasaran lagi dan sudah bisa merencanakan masa depan. Walaupun akhirnya malah kebingungan membuat planning masa depan karena tiba-tiba muncul beberapa kendala. Oh iya, satu lagi, saya tidak menganggur lagi. Saya ditempatkan di seksi Bank/ Giro Pos atau yang sering disebut Bendum (bendahara umum). Berhubung pegawai sebelumnya dimutasi ke seksi Pencairan dana, otomatis pekerjaannya dilimpahkan ke saya. Jadi beberapa hari ini saya harus berkutat dengan laporan-laporan.. Apa yang saya inginkan telah tercapai… *tarik nafas dalam-dalam*

Sejauh ini sih saya lumayan menikmati penempatan, kotanya indah dan di mana-mana terlihat laut. Lain kali saya akan post tentang tempat-tempat wisata di sini. Kotanya lumayan rame kok di sini,, hampir sama kayak kampung saya lah

Sukanya di sini antara lain:

  • Tempatnya indah,, pantainya cantik, bintang selalu terlihat jelas di sini, dan kalau malam-malam ke keraton bisa melihat pendar-pendar lampu yang tidak kalah cantiknya dari Jakarta *berubah jadi laron*
  • Dapat rumah dinas, jadi bisa lumayan menghemat pengeluaran, soalnya beberapa teman saya ada yang mesti ngekos. Rumah dinasnya memang sederhana dan masih kosongan, tapi insyaAllah bisa bertahan hidup di sanalah. Sudah betah dan bisa tidur nyenyak kok saya.
  • Punya tetangga yang baik dan asyik. Berhubung tetangga saya ya sama-sama pegawai kantor, jadinya udah saling kenal. Dan alhamdulillah mereka semua baik-baik, semoga saya juga bisa jadi tetangga yang baik bagi mereka
  • Suhu udaranya pas, ga panas ga juga dingin, cukupan lah. Jadi saya bisa cepat beradaptasi..
  • Jalanannya ga macet, yah palingan macetnya di daerah sekitar pasar, tapi itu masih bisa ditoleransilah berhubung saya sudah terbiasa dengan macetnya jakarta
  • Dapet komputer sendiri, hehehe.. Bisa mengisi waktu luang di kantor.. Di sini juga lumayan nyantai kerjanya, asal semua tugas dah beres, bisa leha-leha deh
  • Rumah dinasnya tepat di belakang kantor, jadi bisa pulang kalau lagi butuh pulang..

Dukanya di sini adalah…
Sebenarnya bukan duka sih, saya ga sedih cuma ya mesti lebih mentoleransi hal-hal ini lah:

  • Pasar dan tempat perbelanjaan lainnya lumayan jauh, makanya sempat terpikirkan buat beli motor. Di sini juga ga ada Gramedia, makanya masih bingung buat merealisasikan targer 1 buku 1 bulan. Beberapa kebutuhan sehari-hari juga sulit didapatkan.
  • Sinyal indosat yang tidak stabil, apalagi di kamar saya, suka hilang sinyalnya. Tapi insyaAllah sudah diatasi dengan nomor telkomsel.
  • Beberapa hari ini modem saya entah kenapa ga mau akses internet, jadinya malam hari saya terasa hampa.
  • Ga bisa sering-sering pulang soalnya tiketnya mahal, ga bisa ketemu keluarga atau om genit..

Kurang lebih begitulah suka-dukanya penempatan saya kali ini, errr saya tambahin hal-hal yang belum saya realisasikan karena keburu penempatan deh,,

  • Belum sempat fotobox sama om genit
  • Belum sempat dibonceng (bahkan menyentuhpun belum) sama CS1 barunya om genit
  • Belum sempat ke PRJ atau ke pameran komputer di JCC (padahal udah hampir 4tahun di Jakarta)
  • Belum sempat tamasya atau jalan2 yang benar-benar liburan sama keluarga
  • Belum sempat beli harddisk eksternal, nimbun film, game, dll.
  • Belum sempat jalan2 romantis berdua ma om genit
  • Belum sempat ke dufan
  • aaah, kalau dihitung makin banyak nih yang belum sempat…

Sekian dulu curhatan saya, mohon doanya semoga modem saya kembali normal,, ga enak keseringan ngeblog di kantor.. T.T

28 pemikiran pada “Menata Hidup di Baubau Kota Semerbak

  1. nikmati dan syukuri yg ada mba, insya Allah akan damai di hati,.,,

    tentang yang di Jawa, percaya aja, LDR juga ga masalah asal sinyalnya kuat terus, jangan putus2 kaya ind**at.. hhihihihi

    • setuju mas,, kayak lagunya d’masiv
      berpetualang mumpung masih muda
      iya,, makanya akhirnya saya beli telk*msel biar sinyalnya ga putus2 lagi.. heheheh

  2. mbak..kenalan dong..mbak kakat tingkat kan di STAN,,KBN juga atau Akun?
    akhirnya nemu Blogger STANers juga…
    *senang guling2…

    mohon bimbingannya baik di dunia blog maupun perkuliahan (secara mbak udah penempatan)…hehehe

    • nama saya Amel *tuh kenalan* hehehhe
      aku anak akun,, tapi penempatannya di Ditjen Perbendaharaan…

      di blogroll ini teman saya banyak anak stannya kok dek…
      silahkan dikunjungi

    • kalau di sini sih bukan cuma ada pantainya,, tapi emang dikelilingi lautan…
      heeeem, kalau sambil bakar-bakar rusa gmana y?
      *ambil parang*
      hehehhehe

  3. apanya yang bau semerbak mel? hehehehe…
    seneng gak deket pantai?
    ada yang jual es babel gak?
    ah amel, pulang kantor bareng yukkk

    • lha.. slogannya baubau emang “Baubau Kota Semerbak” kok,
      belum sempat jalan2 ke pantainya malah..
      ga ada cu.. di sini jajanan kayak gitu jarang..
      ayo, ayo.. jemput aku ke KPPN Baubau y,, hhehe

  4. Amel, selamat di tempat baru ya, semangat
    dulu saya juga sempat mengalami 3 thn ditempatkan jauh dari keluarga, LDR juga
    alhamdulillah lancar semua, yg penting semangat dan nikmati yang ada di dekat kita

Anda Komentar, Saya Senang

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s