Sajak Manusia Renta

Merenai jejak matahari di selisip wajahmu

Semburat senyummu memudar terbilas waktu

Kau memandang ke barat, arah terbenamnya matahari

Tawa samarmu disembunyikan batuk menahun

Kau sadar, masa ini sudah bukan untukmu

Semangatmu memang masih sama membara

Jiwamu layaknya pemuda belasan tahun

Tapi tenagamu tak cukup untuk mengejar mimpi yang tersisa

Kau terperangkap dalam tubuh ringkih rentamu

Bahkan tertawa pun membuat nafasmu tersengal

Kau memandang ke barat

Merenai jejak langkahmu di selisip waktu

Kau sadar, mungkin memang kini waktunya

Sudah saatnya kau terbenam bersama matahari

Anda Komentar, Saya Senang

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s