Planning, Oh Planning…

Saya ini benar-benar seorang hamba yang ngelunjak, maunya semua berjalan persis sesuai rencana saya. Bahkan saat semuanya berjalan terlalu lancar, bukannya bersyukur, saya malah ngeluh-ngeluh. Saat Tuhan udah ngabulin doa saya lebih cepat dan sempurna dari rencana saya, saya malah menggerutu tidak siap. That’s why I hate being perfectionist,.

Dulu saya orang yang sangat spontan,, jarang banget buat rencana. Saya netepin tujuan, dan selebihnya lakukan yang terbaik buat mencapai tujuan itu, ga ada plan A, plan B, C, dan seterusnya. Tapi entah kenapa dan sejak kapan, sekarang saya -tanpa sadar- telah membuat rencana, hidup saya di masa depan sudah ditentukan jauh sebelumnya. Sebenarnya ada sisi baiknya juga sih, saya jadi punya pandangan akan apa yang harus dilakukan, saya jadi bisa mempersiapkan banyak hal. Saya ngerasa lebih tenang dan teratur.

Tapi sayangnya, selain suka membuat rencana, saya pelan-pelan juga jadi perfeksionis. Saya beranggapan bahwa semuanya harus berjalan persis seperti apa yang saya rencanakan. Dan ketika semuanya berjalan terlalu, sangat lancar, saya tetap tidak puas. Saat Allah Yang Maha Baik memberi lebih dari yang saya pinta, saya tetap tidak puas. Saya benar-benar jadi ngelunjak dan tak tahu diri.

Jadi seminggu ini saya kalut, bingung, pusing, hanya gara-gara semua tidak berjalan sesuai rencana saya. Saya menganggap semuanya menjadi tidak terkendali, tanpa menyadari siapa saya sebenarnya.

Untungnya Allah masih sayang sama saya, saya ditegur, diingatkan bahwa saya ini cuma hamba, cuma bisa berencana, berusaha, dan berdoa dan selebihnya biar Zat Yang Maha Tinggi yang menentukan. Saya pun teringat pada syukur yang enggan dan lupa saya ucapkan. Saya pun berusaha menemukan kepingan rasa ikhlas yang sempat tercecer. Saya yakin Allah tahu apa yang lebih baik buat saya daripada diri saya sendiri.

Merencanakan hidup adalah sebuah hal yang baik untuk dilakukan, tapi jangan pernah melupakan bahwa dibalik semua rencanamu, Tuhan selalu lebih tahu tentang apa yang lebih baik bagimu.

Iklan

4 pemikiran pada “Planning, Oh Planning…

  1. “Bahkan saat semuanya berjalan terlalu lancar, bukannya bersyukur, saya malah ngeluh-ngeluh. Saat Tuhan udah ngabulin doa saya lebih cepat dan sempurna dari rencana saya, saya malah menggerutu tidak siap. ”
    sama banget! toss!

    Suka

  2. Ping balik: Making a plan is really kills me! « Dunia Pagi

Anda Komentar, Saya Senang

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s