Confession,

Beberapa hari ini banyak skali cerita yang saya lihat,dengar, dan rasakan. Membuat saya merenung dan berpikir, benarkah saya telah memilih orang yang saya cintai dan mencintai orang yang telah saya pilih? Benarkah Tuhan telah mentakdirkan kami untuk menjadi pasangan bahagia sampai maut memisahkan kami? Ataukah semua ini hanya fatamorgana yang membuat kita berpaling dari cinta sejati.
Saya takut semua rencana yang saya buat hanya tergolek di sudut gelap kehidupan saya sebagai mimpi2 yang tidak akan pernah terealisasi. Saya paranoid, saya fobia pada kekecewaan. Dan saya mempertanyakan keberadaan cinta yang katanya mahadaya itu, benarkah dia ada? Seperti apa rupa dan bentuknya? Benarkah yang tengah bersemayam dalam hati saya dan membuat jantung saya berdegup tak karuan itu adalah cinta? Atau jangan2 saya hanya sedang tersugesti.
Kadang saya penasaran, sebenarnya di luar sana adakah orang yang mencintai saya secara diam2 melebihi pacar saya sekarang? Dan andaikata dia mengungkapkan cintax mendahului pacar saya akankah saya membalas cintanya? Bukankah cinta itu lebih karena terbiasa? Kita bisa mencintai siapa saja yang membuat kita bahagia. Sayangnya kita tak pernah tahu apakah bahagia itu hakiki, semu, atau timbul karena sugesti diri sendiri. Kita adalah makhluk yang sulit membeda-bedakan rasa.
Terkadang saya juga bertanya apakah saya telah memilih dengan benar, karena memang saya ingin, bukan hanya karena butuh pelarian. Benarkah saya sudah tidak mengagumi seseorang yang dulu sempat mewarnai hari-hari saya, ataukah saya masih menyimpan sisa harapan di hati kecil saya. Apakah yang terjadi kalau dulu saya mengungkapkan perasaan saya? Akankah dia membalas perasaan saya. Sungguh bodoh orang yang tak pernah mengakui perasaannya, termasuk saya. Tapi mungkin memang begitulah cara Tuhan menjodohkan dan tidak menjodohkan manusia.
Saya hanya berharap saya tak salah memilih, tak pernah memaksa hati saya membohongi diri saya sendiri. Semoga suatu saat saya sudah tak butuh jawaban daripertanyaan-pertanyaan saya itu.

3 pemikiran pada “Confession,

Anda Komentar, Saya Senang

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s