Anxiety

Pernahkah kamu merasa sangat takut dan cemas tapi tidak bisa membaginya dengan orang lain.
Kamu tidak tahu kepada siapa kamu dapat bercerita dan bagaimana memulainya.
Bahkan saking takutnya, air mata ga mau keluar untuk meringankan rasa takutmu.
Lalu kamu menghibur diri sendiri, mencari rasionalisasi, dan meyakinkan dirimu bahwa semua baik-baik saja.
Kamu berusaha untuk bersikap biasa dan melupakan hal-hal yang kamu takutkan.
Tapi sebenarnya, ketakutan itu masih bersembunyi di dalam otakmu, menggerogotimu pelan-pelan.
Entah kapan dia akan berontak dan membunuhmu.

Anda Komentar, Saya Senang

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s